Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP-P1) SMK Negeri 3 Jayapura Alamat : Jalan Raya Abepura Kotaraja Distrik Abepura, Jayapura - Telepon : (0967) 5572722 , Faksimile : (0967) 5572722
SMK NEGERI 3 TEKNOLOGI DAN REKAYASA JAYAPURA LOUNCHING GARAM ESEMKA3J PAPUA SEJAHTERA

Selasa, 21 Juli 2020 oleh Fani


Jayapura - SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Jayapura meluncurkan (Lounching) garam hasil produksi para siswa jurusan Geologi Pertambangan. Garam ini diberi nana "Garam ESEMKA3J Papua Sejahtera".

Pada peluncuran yang berlangsung pada Selasa (21/7) produk garam ESEMKA3J Papua sejahtera ini mengambil Thema "Dari Papua menggarami Indonesia dan dunia".


Ketua panitia atau pemrakarsa, Rido mengatakan bahwa produk yang dihasilkan berupa garam kristal berbentuk piramid. "Garam ini di Indonesia hanya ada di Bali. Dan disana perkilonya dijual seharga 300.000. Kami disini masih murah," ujar Rido.

Saya adalah ketua tim. Dana yang kami gunakan didapat dari Direktorat. Ini merupakan pengembangan SMK Berbasis Industri dan Wilayah. Rido selaku ketua tim menjelaskan saat ini mereka masih membutuhkan rumah kaca untuk proses produksi.

"Dalam 3 hari kami bisa memproduksi 150 Kg dan satu bulan sekitar 20 ton. Sehingga diharapkan garam ini nantinya bisa memenuhi kebutuhan masyarakat di Papua.


Sementara itu Kepala SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Jayapura, Melkianus Mawene, ST, M.MT menyampaikan harapan kelak lulusan SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Jayapura dari jurusan Geologi Pertambangan yang belum mendapat pekerjaan agar bisa bekerja dan memproduksi garam. "Ini membuka lapangan usaha baru. Dari segi bahan baku, ternyata lautan Pasific yang ada di Papua ini ternyata menghasilkan garam yang luar biasa. Semoga produksi garam ini bisa terus dan lebih berkembang. Paling tidak kami sudah buka jalan, semoga SMK di wilayah lain bisa membuka produksi yang sama," ujar Kepala Sekolah.


Pada saat lounching garam ini Kabid PKLK Laurens Wantik mengatakan Kolaborasi dan Komunikasi sangat penting sebab akan timbul inovasi. "Kalo dilihat dari produksi garam ini berarti ada tantangan". Kadis mengingatkan agar memperhatikan hukum efisiensi dan efektifitas.

Pada kesempatan ini kepala dinas melalui Kabid PKLH langsung membeli garam kesehatan seharga 2 juta rupiah.***


SALAM SMK...



MELKIANUS MAWENE, ST, M.MT

Jumlah pengunjung situs ini : Koneksi ke database gagal!